Air Induction System (Sistem Pemasukan Udara dan Pembuangan Gas Bekas)
Engine Diesel memerlukan jumlah udara yang banyak untuk membakar bahan bakar. Sistem udara masuk harus menyediakan udara yang cukup bersih untuk pembakaran. Sistem pembuangan gas bekas harus membuang panas dan gas pembakaran. Tiap hambatan terhadap aliran udara atau gas pembakaran yang melalui sistem akan mengurangi kinerja engine.
Gb. 3.1 Skema Jenis Sistem Udara
Masuk
Terdapat beberapa jenis dari sistem
udara masuk, yaitu :
·
Naturally
Aspirated (NA)
·
Turbocharged
(T)
·
Turbocharged
Aftercooled (TA)
Komponen Dasar Air Induction System
Sistem pemasukan udara dan pembuangan gas buang yang umum termasuk precleaner (1), air filter (2), turbocharger (3), intake manifold (4), aftercooler (5), exhaust manifold (6), exhaust stack (7), muffler dan connecting pipes (8).
Gb. 3.3 Komponen Dasar Air Induction
System
Untuk melakukan pekerjaan dan
perbaikan pada sistem udara pada engine, maka penting untuk memahami aliran
udara melalui sistem dan fungsi tiap komponen. Juga penting untuk memahami
bentuk komponen tersebut dan bagaimana cara bekerjanya.
·
Precleaner/saringan awal udara
Precleaner selalu digunakan pada
sistem udara engine diesel. Precleaner menyaring kotoran-kotoran yang kasar
yang terdapat di dalam udara. Udara bersih merupakan masalah kritis bagi unjuk
kerja engine. Kotoran dapat mempercepat keausan dan merusak komponen engine.
Jenis precleaner umum yang
biasa digunakan ada dua jenis, yaitu :
1. Cyclone Tube
2. Full View
Kotoran yang tersaring oleh precleaner
selanjutnya akan dibuang ke atmosfer melalui komponen dust ejector.
·
Turbocharger
Dari saringan udara
lalu udara mengalir ke dalam turbocharger.
Fungsi dari Turbocharger
adalah :
·
Membantu
menjaga tenaga engine pada dataran tinggi.
·
Menambah
tenaga engine (horsepower).
Turbocharger menyediakan lebih
banyak udara ke dalam engine sehingga memungkinkan lebih banyak bahan bakar
yang dapat dibakar.
Sistem Operasi Turbocharger
Gas buang memutar turbin. Karena
compressor dan turbin berada pada satu poros, maka compressor turut berputar.
Bertambah cepat compressor berputar, maka bertambah banyak udara yang
dimasukkan ke dalam sistem udara yang memperbesar tekanan dan density.
Peningkatan tekanan udara disebut boost.
Waste Gate
Waste gate adalah bagian dari
beberapa turbocharger. Apabila boost lebih besar dari yang dianjurkan, maka
waste gate terbuka untuk membuang gas buang dari sekeliling turbin ke atmosfer.
Dengan mengurangi aliran gas
buang, maka akan memperlambat putaran turbin dan kompresor untuk mengontrol
tekanan boost. Turbocharger memberikan banyak udara untuk memperbaiki
pembakaran.
Karena udara dimampatkan, maka
udara tersebut akan panas dan mengembang, menjadi berkurang massa jenisnya. Ini
berarti akan terjadi tidak cukup udara untuk menghasilkan pembakaran yang baik,
pada fuel setting yang lebih besar. Sebagian besar engine yang memakai
turbocharger memakai aftercooler untuk mengurangi suhu udara masuk.
·
Aftercooler
Turbocharger menaikkan suhu udara
masuk sekitar 300 derajat F. Udara masuk
yang panas, kurang padat. Aftercooler mengambil panas dari udara masuk.
·
Intake
manifold
Dari aftercooler, udara mengalir
masuk ke dalam intake manifold dan ke lubang valve intake pada tiap cylinder.
Intake manifold berada pada cylinder head.
·
Exhaust
Manifold
·
Muffler
Dari turbocharger, gas bekas
pembakaran disalurkan melalui muffler dan exhaust stack. Muffler meredam suara
ribut dari gas buang sehingga membuat suara engine menjadi lebih halus.
·
Exhaust
Stack
Setelah gas buang melalui muffler, maka gas buang tadi melewati exhaust stack (pipa keluar). Stack (pipa) ini mengeluarkan gas buang agar menjauh dari operator. Gas buang masuk ke atmosfer melalui stack tadi. Sebagai tambahan pada komponen dasar anda juga perlu memahami mengenai engine marine dan industrial yang mungkin memakai (1) water cooled exhaust manifold dan (2) water cooled turbocharger.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar